Penutupan Kalijodo

“Penutupan lokalisasi Kalijodo merupakan tindakah tepat yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Tempat tersebut adalah tempat pelacuran dan sarang penjahat yang berdiri di atas lahan negara.

Secara hukum Islam, jelas semua tindak kejahatan dan kemaksiatan yang ada di Kalijodo merupakan tindak pidana yang dilarang di dalam alquran dan Hadis. Dalam kaedah filsafat hukum Islam disebutkan darul mafasid muqaddamun ala jalbil masalih “menolak atau mencegah keburukan itu didahulukan daripada menarik manfaat.”

Keburukan dengan keberadaan Kalijodo seperti sekarang itu luar biasa. Oleh karena itu, penutupan adalah langkah baik. Akan tetapi, harus juga dipikirkan para pekerja seks komersial dan para mantan pelaku kriminal itu. Mereka harus mendapatkan pelatihan dan pemberian modal untuk bekerja sesuai dengan kemampuan mereka.

Lebih daripada itu, Pemda DKI dan Kementerian terkait harus memikirkan agar para PSK itu tidak hanya pindah tempat yang keberadaanya sulit diketahui dan tidak terawasi. Itu juga berbahaya dalam penyebaran penyakit seksual menular,” demikian Direktur Indonesian Sharia Watch, Dr. Ayang Utriza Yakin, menanggapi rencana Pemda DKI menutup tempat pelacuran Kalijodo.

Leave a Reply